zmedia

Jalan Ninja Arsenal Berbeda, PSG Kebobolan 4 Gol dalam Semalam, The Gunners Cetak 6 Gol Musim Ini

Dengan pendekatan yang berbeda, Arsenal memiliki kesempatan yang sama untuk memenangkan Liga Champions dibandingkan dengan PSG dan Bayern Munich.

Satu kaki Arsenal mungkin bisa dikatakan telah menginjak final Liga Champions musim ini.

Pada pertandingan pertama babak semifinal, Rabu (29/4/2026), Tim Meriam meraih hasil yang menguntungkan saat bermain di kandang Atletico Madrid.

Tim yang dilatih oleh Mikel Arteta membawa hasil imbang 1-1 sebagai bekal untuk leg kedua yang akan digelar di kandang sendiri pada 5 Mei mendatang.

Sekali lagi The Gunners akan mencapai final Liga Champions, sejalan dengan yang dirasakan oleh PSG dan Bayern Muenchen.

Satu kaki PSG dapat dianggap sudah mencapai final karena tim juara bertahan berhasil mengalahkan Bayern dalam laga pertama semifinal.

Namun, peluang Bayern tidak bisa dikatakan kecil mengingat mereka hanya kalah dengan skor 4-5 dalam pertandingan pertama yang dihelat di kandang lawan.

Arsenal, PSG, dan Bayern Munich mencapai posisi yang relatif serupa tetapi melakukannya dengan pendekatan yang berbeda.

Paris Saint-Germain dan Bayern memilih pendekatan untuk mencetak lebih banyak gol daripada lawan.

Dua klub besar ini merupakan dua tim yang mencatatkan jumlah gol terbanyak dalam Liga Champions 2025-2026.

PSG mencetak 43 gol sementara Bayern menghasilkan 42 gol dalam 13 pertandingan yang telah berlangsung.

Pertandingan leg pertama semifinal antara PSG dan Bayern memukau dunia sepak bola setelah mencetak 9 gol dalam waktu 90 menit.

"Ini adalah pertandingan terbaik yang pernah saya saksikan," ujar mantan pemain depan, Alan Shearer, dalam komentarnya di BBC.

Kami menyaksikan dua tim yang yakin akan kemampuan mereka masing-masing untuk mencetak lebih banyak gol daripada lawan.

Dengan jumlah pertandingan yang sama, Arsenal hanya mencetak 28 gol.

Arsenal lebih mengutamakan pertahanan yang kokoh sebagai strategi mereka.

Paris Saint-Germain, juara bertahan, mampu memukau dengan jumlah gol yang mereka ciptakan.

Namun, tim yang dilatih Luis Enrique kebobolan 4 gol dalam satu malam saat menghadapi Bayern.

Arsenal kebobolan 6 gol, namun angka tersebut diraih mereka sepanjang musim, yaitu dalam 13 pertandingan.

Dari 13 pertandingan tersebut, Tim Meriam mencatatkan 8 kali tidak kebobolan.

Mereka hanya kebobolan lebih dari satu gol sekali dalam sebuah pertandingan.

Momennya terjadi dalam pertandingan terakhir babak grup di mana Declan Rice dkk. menang 3-2 melawan Kairat.

Pemain Arteta pada saat itu telah mengurangi tingkat intensitas permainan mereka karena posisi mereka sudah aman untuk melaju ke babak 16 besar.

Baru-baru ini, hasil imbang 1-1 melawan Atletico Madrid di leg pertama semifinal hanya diraih oleh Arsenal setelah lawannya mendapatkan hadiah penalti.

Dengan pertahanan yang sangat tangguh, The Gunners menjadi satu-satunya klub yang belum pernah kalah dalam Liga Champions musim ini.

PSG dan Bayern Munich sama-sama mencatatkan dua kali kekalahan dalam Liga Champions 2025-2026.

Dengan gaya permainan para pemain mereka, Arsenal bisa berharap memiliki kesempatan untuk menjadi juara sejajar dengan Paris SG maupun Bayern jika nanti mampu melaju ke babak final.

"Kemarin pertandingannya lebih menarik," ujar mantan gelandang yang pernah memenangkan Liga Champions pada 1993-1994 bersama AC Milan, Zvonimir Boban.

Tetapi, bukan berarti PSG atau Bayern Munich akan pasti menang di laga final.

Posting Komentar untuk "Jalan Ninja Arsenal Berbeda, PSG Kebobolan 4 Gol dalam Semalam, The Gunners Cetak 6 Gol Musim Ini"

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT