zmedia

Pengalaman Mengemudi di Jalanan Beijing yang Menakjubkan

Xpeng benar-benar menunjukkan komitmennya dalam pengembangan teknologi kendaraan cerdas melalui VLA 2.0.

Tidak hanya sekadar klaim tertulis, redaksi juga telah merasakan sendiri bagaimana sistem ini berfungsi saat mencoba XPENG P7 di jalan-jalan kota Beijing, Tiongkok.

Hasilnya? Bikin takjub.

Sejak awal mencoba, kesan pertama yang langsung dirasakan adalah betapa cerdasnya sistem ini.

Pengemudi hampir tidak perlu melakukan apa-apa, cukup duduk dan biarkan kendaraan mengambil alih.

Hal ini sesuai dengan penjelasan Yin Ruizhe, Manajer Senior Operasi Produk Kabin Cerdas Xpeng, yang menyatakan bahwa sistem ini dirancang agar dapat digunakan dengan mudah oleh siapa saja.

"Kami berharap kendaraan otonom tidak hanya tersedia bagi pengguna awal, tetapi bisa diakses oleh semua orang, termasuk orang tua kita," kata Ruizhe dalam sesi workshop pada Kamis (23/4/2026).

Serasa Punya Sopir Pribadi

Saat melakukan uji coba di jalan kota Beijing yang terkenal ramai dan dinamis, VLA 2.0 menunjukkan kemampuannya dalam mengenali situasi lalu lintas dengan sangat cerdas.

Baik dalam kondisi kemacetan maupun lalu lintas yang lancar, kendaraan mampu menyesuaikan gaya berkendara secara otomatis.

Menariknya, kendaraan ini bukan hanya bisa berjalan sendiri, tetapi benar-benar seperti seorang pengemudi pribadi.

Sistem VLA 2.0 dapat menjalankan sebagian besar aktivitas berkendara, mulai dari lurus, belok, menyalakan lampu sein sebelum belok dan mematikannya kembali, berhenti saat lampu merah serta melanjutkan perjalanan saat lampu hijau, menyalip kendaraan di depan, berpindah jalur, hingga menghindari rintangan di jalan.

Semua dilakukan secara alami tanpa campur tangan pengemudi.

"VLA 2.0 mampu memperkirakan kondisi jalan di depan, seperti yang dilakukan oleh seorang pengemudi yang sangat berpengalaman," kata Ruizhe.

Gaya berkendara yang lembut dan nyaman

Hal lain yang layak dihargai adalah gaya berkendara yang lembut.

Percepatan dan pengereman terasa halus, tidak kasar atau mengejutkan.

Perasaannya benar-benar seperti menjadi penumpang dengan supir pribadi yang sudah sangat berpengalaman.

Hal ini sebelumnya juga dijelaskan oleh Ruizhe, bahwa sistem VLA terbaru ini dirancang agar kendaraan dapat berkendara dengan sangat baik.

"Sebelumnya sistem tidak membuat para pengemudi merasa tenang, karena mereka tidak tahu apa yang akan terjadi," tambah Ruizhe.

Bahkan, ketika melewati jalan yang cukup sempit, sistem VLA 2.0 tetap mampu beradaptasi dengan baik, termasuk saat harus berpapasan dengan kendaraan lain.

Ajak Komunikasi Sopir Agar Selalu Hati-Hati

Hal lain yang membuat saya terkesan saat mencoba teknologi ini adalah mobil ini seakan-akan memfasilitasi komunikasi antara pengemudi dan kendaraan.

Saat berkendara, mobil kadang-kadang mengeluarkan alarm sebagai bentuk komunikasi.

Ketika alarm berbunyi, pengemudi perlu menyentuh kemudi sesaat kemudian melepaskannya lagi.

Tujuannya sederhana, yaitu memastikan pengemudi tetap waspada, tidak tertidur, dan siap mengambil kendali kapan saja.

Bukan Teknologi Gimmick

VLA 2.0 bukanlah teknologi yang sekadar menjadi tren, karena Xpeng mengembangkan sistem ini dengan pendekatan AI yang berbasis dunia nyata.

Data yang dikumpulkan lengkap didukung oleh chip Turing dan simulasi dunia virtual X.

"Ini bukan tentang seberapa banyak chip yang digunakan, tetapi seberapa besar komputasi efektif yang benar-benar dirasakan oleh pengguna," tegas Ruizhe dalam sesi workshop.

Berdasarkan pengalaman langsung mencobanya, VLA 2.0 benar-benar memberikan gambaran mengenai bagaimana masa depan mobil tanpa pengemudi akan terlihat.

Kendaraan tidak hanya mampu dikemudikan secara mandiri, tetapi juga bisa berperilaku seperti seorang pengemudi pribadi yang memahami kondisi lalu lintas.

Pengalaman ini terasa menyenangkan, efisien, serta memberikan wawasan baru mengenai bagaimana teknologi akan mengubah cara kita berkendara.

Berkembangnya teknologi ini membuat tidak mustahil bahwa segera mobil akan semakin cerdas, aman, dan benar-benar dapat dipercaya tanpa perlu campur tangan manusia yang terlalu banyak.

Posting Komentar untuk "Pengalaman Mengemudi di Jalanan Beijing yang Menakjubkan"

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT